Menteri Teten Bakal Fokus Ekspor Produk UMKM

Posted by tabitha
Category:

Tabitha.com — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengungkapkan pihaknya akan berfokus mendorong ekspor produk Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM). Caranya, melalui kerja sama dengan perusahaan besar.

Selain itu, klaim dia, pemerintah juga akan membantu UMKM dalam penyewaan tempat penyimpanan produk (warehouse) di luar negeri. Hal itu dianggap dapat menjadi solusi cepat untuk meningkatkan kinerja UMKM.

“Nanti pemerintah akan bantu warehouse-nya. Produk UMKM bisa menaruh di gudang negara tujuan dengan sewa murah seperti yang dilakukan Thailand. Nah itu yang harus kami lakukan,” tutur Teten usai acara Munas Hippindo di Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/10).

Tak hanya itu, Teten juga berencana membangun sistem integrasi antar instansi dan lembaga untuk mendorong perkembangan UMKM dari segi pendanaan, kualitas dan keberlanjutan produk serta pemasaran. Dengan demikian, kualitas UMKM dapat naik kelas.

Teten pun mengaku sudah merangkul semua pihak, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan, usaha besar, dan beberapa kementerian untuk mewujudkan sistem tersebut.

“Saya lagi mendesain bagaimana Kementerian Koperasi dan UKM bisa mendukung semua UMKM. Saya ingin ada integrasi dalam penanganannya, sehingga UMKM bisa naik kelas,” sebutnya.

Khusus untuk UMKM yang sudah berkembang, pemerintah akan mengelompokkan ke dalam klaster-klaster berdasarkan sektor produksi.

“Saya punya modal tanah yang luas yakni 12,7 juta Hektare untuk petani, yaitu program tanah kehutanan sosial. Nanti misalnya 200 hektar digarap petani untuk produksi buah ekspor, maka petani itu sudah menjadi usaha besar atau naik kelas,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Teten juga meminta Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dapat menyediakan tempat atau menyerap produk UMKM nasional.

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan pihaknya siap untuk mengakomodasi rencana pemerintah dalam upaya mengerek UMKM dengan menyediakan tempat yang dibutuhkan.

“Kami siap menyediakan tempat premium di mall, rest area buat UMKM. Kami juga siap membuka gerai gerai di pusat perbelanjaan di luar negeri,di mana produk UMKM akan menjadi barang yang akan dijual tentunya dengan memenuhi standard pasar,” tuturnya.

Sumber: cnnindonesia.com