Menurut Eka pihaknya melalui program Agro Gemilang yang digagas oleh Barantan melakukan bimbingan teknis bagi rumah kemasan berupa pemenuhan persyaratan teknis protokol ekspor manggis sesuai dengan masing-masing negara tujuan.

Pemenuhan persyaratan teknis atau Sanitary and Phytosanitary Measure menjadi kunci keberterimaan produk pertanian di pasar global.

Eka juga mengapresiasi kerja sama dan koordinasi antara direktorat teknis di Kementan dan pemerintah daerah di wilayah kerjanya, khususnya dengan pembangunan pertanian berbasis kawasan.

Untuk manggis, pemerintah daerah Sumbar telah menetapkan delapan kabupaten dan kota sebagai sentra yaitu Kabupaten Limapuluh Kota, Tanah Datar, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, dan Kota Padang.

“Bagi petugas karantina, tentunya ini lebih mudah dalam memberikan layanan ekspor cepat jika dalam satu kawasan. Layanan ekspor mudah, akurat dan cepat maka ekspor meningkat. Dan manggis Sumbar contohnya,” kata dia.

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019