Hal Yang Perlu Diketahui Impor Barang Ke Indonesia

Posted by tabitha
Category:

Bisnis dan regulasi adalah dua hal yang saling terkait dan tidak dapat terpisahkan. Bagi para entrepreneur muda ataupun pengusaha importir pemula sangat perlu mengetahui regulasi atas impor barang agar bisnis berjalan lancar. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipenuhi untuk import barang ke Indonesia :

1. LISENSI IMPOR

Lisensi Impor wajib dimiliki jika ingin melakukan import barang dari luar negeri , berupa dokumen diantaranya :

  • NPWP – Nomor Pokok Wajib Pajak
  • NIB – Nomor Induk Berusaha

NIB adalah nomor identitas bagi sebuah perusahaan yang berfungsi menggantikan beberapa izin sebelumnya seperti TDP (Tanda Daftar Perusahaan), API (Angka Pengenal Impor), juga akses kepabeanan sebagai eksportir dan importir. NIB dapat diperoleh secara online menggunakan platform terbaru pemerintah yaitu OSS (Online Single Submission).

Setiap jenis barang impor di klasifikasi sesuai dengan penamaan dan penomoran barang yang di kenal sebutkan Harmonized System (HS) Code. Dari HS code tersebut kita dapat mengetahui apakah barang yang di impor di klarifikasi sebagai barang larangan dan/atau pembatasan (LARTAS) atau tidak — ( dapat di lihat ke insw.go.id)

  • Jika tidak kena LARTAS maka NPWP dan NIB sudah cukup
  • Jika kena LARTAS maka harus di urus dahulu LARTASnya ke departemen terkait

Jangan pernah melakukan impor barang jika lisensi impor anda belum lengkap karena itu akan berbenturan dengan regulasi kepabeanan dan akibatnya barang yang di impor tidak bisa di proses kepabeanannya dan harus re-export / di kembalikan ke negara asal.

2. KELENGKAPAN DOKUMEN
Perlu diperhatikan untuk kelengkapan dokumen selain Lisensi Impor dari pihak pembeli, juga dokumen dari pihak penjual diantaranya:

  • Commercial Invoice
  • Packing List
  • Master Bill of Lading / Master Airwaybill
  • Certificate of Origin (COO)

Dan dari sisi pembeli yang perlu juga dipersiapkan adalah dokumen pendukung bila barang ada larangan (Lartas) diantaranya bisa berupa:

  • Laporan Surveyor
  • BPOM
  • Karantina Tumbuhan maupun Hewan
  • Persetujuan Impor (PI)

3. HAK & KEWAJIBAN PEMBELI & PENJUAL
Selanjutnya penting di ketahui hak dan kewajiban pembeli dan penjual yang berhubungan dengan pengiriman barang yang di sebut dengan INCO TERMS.

Sebagai salah satu contoh INCO TERM : EX WORKS , artinya semua biaya pengiriman dan resiko di tanggung oleh pembeli selama proses pengiriman. Dan masih banyak istilah lainnya yang bisa di lihat dalam artikel INCO TERMS

4. ASURANSI BARANG
Pada saat proses impor banyak terjadi barang yang di terima tidak lengkap atau hilang dan rusak sehingga semua barang yang diimpor harus di cover Asuransi dan jika terjadi kehilangan dan kerusakan barang dapat di claim ke pihak Asuransi.

Sebagai International Freight Forwarder & custom brokerage – PT. Tabitha Express siap menjadi Mitra Bisnis anda  dalam membantu memahami cara impor barang dan memberikan layanan konsultasi selama proses impor barang.

Semoga informasi ini dapat menjawab dan memberikan solusi atas pertanyaan anda mengenai bagaimana cara impor barang. Jika ada pertanyaan bisa langsung reply di kolom comment.

Simak juga video seperti apa proses kerja impor barang di pelabuhan Tanjung Priok berikut ini:

Comments

  • Saya mau kirim barang ke Singapura lewat laut mohon dibantu.

  • Nama saya ridho dari PT TGP, saya mau import barang elektronik dari Korea selatan, bisa kirim penawaran biaya jasa Import nya ?

    • Dear Bpk. Ridho,
      Bisa Pak, bisa langsung contact kami disini untuk kami buatkan penawaran harga jasanya
      terimakasih

Leave a Reply

Open chat